Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Coffeeshop Maastricht, Marc Josemans, dikutip detikcom dari Telegraaf hari ini, Selasa (20/4/2010). Coffeeshop adalah kedai penjual ganja legal di Belanda, bukan kedai kopi. Kalau mau minum kopi bukan ke coffeeshop, tapi ke cafΓ©.
"Dengan ganja gratis ini kami berharap dapat mempengaruhi para pelanggan untuk menggunakan hak pilih mereka, sebab kebanyakan para pengguna ganja sangat malas kalau urusan pemilu," terang Josemans.
Ditekankan bahwa aksi ini dimaksudkan simbolis. "Sebab kami tidak bisa mengontrol apakah mereka benar-benar mau menggunakan hak pilih mereka," demikian Josemans.
Kabinet Belanda saat ini, yang dikenal juga dengan Kabinet Balkenende IV, jatuh pada 20/2/2010 lalu karena ketidaksepakatan misi di Afghanistan dan dinyatakan demisioner. Menurut konstitusi, pemilu harus digelar dalam waktu 3 bulan sesudahnya. (es/es)











































