Menurut Fendi, salah seorang mahasiswa STMIK di kampusnya, Jl Perintis Kemerdekaan KM 9, Makassar, Selasa (20/3/2010) tawuran berlangsung dua putaran, sekitar pukul 16.00 Wita dan 17.15 Wita. Sebelum terjadi tawuran ia melihat salah seorang mahasiswa anggota BEM dikeroyok oleh sejumlah anggota Mahadipa saat hendak memarkir sepeda motornya.
"Memang kelihatannya orang itu sepertinya sedang memprovokasi anak-anak Mahadipa dengan membunyikan gas motornya ribut sekali," ungkap Fendi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melerai perkelahian kelompok ini, pihak kampus melibatkan puluhan personel polisi dari Polsek Tamalanrea dan Polres Makassar Timur. Akibat peristiwa ini juga, pihak kampus meliburkan dan menghentikan semua aktivitas mahasiswa yang ada di kampus hingga esok hari.
(mna/mok)











































