"Kemarin itu bukan penyerobotan itu khilaf saja. Kita tidak tersingung tugas kami banyak," ujar Ketua KY Busyro Muqoddas di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/4/2010).
Pada kesempatan tersebut, Busyro juga menjelaskan kalau tidak ada masalah antara KY dengan MA terkait penanganan hakim-hakim yang dianggap bermasalah. Bahkan, kata Busyro, hampir 90 persen setiap dilakukan pemanggilan hakim oleh KY, para hakim itu selalu hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya beberapa hakim tidak lancar, karena hakim agung mungkin, kita butuh cara memanggil yang lebih agung," jelas Busyro yang kemudian disambut tawa wartawan dan anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.
Busyro menegaskan, meski mengalami kesulitan tetap akan meanggil dua hakim tersebut. "Tetap akan mengundang dua hakim agung yang selama ini dipanggil tidak hadir. Karena equality before the law mengikat kita," tegasnya.
(ddt/nwk)











































