"Pukul 23.00 waktu setempat, perwakilan dari KJRI Frankfurt sudah datang. Ternyata seluruh WNI di sana ada 80 orang bukan 57 orang," kata Konselor KBRI Berlin Agus Priono dalam perbincangan telepon dengan detikcom, Senin (19/4/2010).
KJRI Frankfurt memberi bantuan makanan karena mereka tidak dijamin makan oleh maskapai Emirates. Selanjutnya, para WNI ini akan diberi pendampingan untuk bertemu dengan Emirates.
"Kita akan tanyakan, kenapa Emirates tidak membantu mereka makan dan penginapan. Karena ada maskapai lain yang membantu penumpangnya selama terdampar," lanjut Agus.
Mereka akan diberi pendampingan untuk berurusan dengan pihak imigrasi. "Visa mereka sudah overstayed, jadi harus dibicarakan dengan imigrasi. Kita harap imigrasi memaklumi kondisi ini," imbuhnya.
Menurut Agus, data yang dikumpulkan KBRI Berlin mencatat ada 90 WNI yang terdampar di 3 bandara di Jerman. 80 Orang di Dusseldorf, 6-8 orang di Frankfurt dan 2 orang di Berlin. Semua menunggu tanpa kejelasan kapan pulang ke Tanah Air.
Sementara salah seorang penumpang, Mario Suharsono, mengatakan kepada detikcom kondisi mereka dalam keadaan sehat. Namun kondisi mental agak drop karena ketidakpastian yang terjadi sejak Sabtu kemarin.
"Fisik masih oke, Mas. Tapi mental agak drop, pada mau cepat pulang ke Indonesia," pungkasnya.
(fay/nrl)











































