"Saya siap jika diperiksa bersama Panda Nababan. Bahkan dengan lie detector agar jelas siapa yang berbohong siapa yang benar," ujar Dudhie dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jakarta, Senin (19/4/2010).
Dudhie menambahkan apa yang dia sampaikan di persidangan benar adanya sesuai yang dia alami. Memang benar Panda mendapat jatah cek perjalanan meskipun tidak ada nama
Panda dalam amplop berisi cek jatah PDIP.
Bahkan, menurut Dudhie, Panda lah yang menyuruh dirinya menelpon Arie Malangjudo untuk mengambil cek di Restoran Bebek Bali, Senayan.
Dudhie merasa senang jika pengadilan mengabulkan permintaan dirinya agar dikonfrontir dengan Panda menggunakan lie detector.
"Saya juga tidak takut. Apa pun saya sebutkan di sini.Β Saya hanya takut hanya pada Allah," pungkasnya.
(Rez/gus)











































