Anggota TNI AD Tewas Tak Wajar, Keluarga Minta Dilakukan Otopsi

Anggota TNI AD Tewas Tak Wajar, Keluarga Minta Dilakukan Otopsi

- detikNews
Senin, 19 Apr 2010 14:04 WIB
Pekanbaru - Anggota Arhanud Rudal 03 Tangerang, Prada Jefri A Sinag, mendadak tewas karena sakit jantung. Namun pihak keluarga curiga kematian Jefri tidak wajar. Mereka pun meminta agar jenazah Jefri diotopsi.

"Kami tengah menunggu mobil dari pihak TNI untuk membawa adik kami otopsi di RSUD Pekanbaru. Kami menilai kematiannya sangat tidak wajar," ujar K Sinaga juru bicara keluarga korban di Duri, Kabupaten Bengkalis dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (19/04/2010).

Dia menjelaskan, Minggu (18/04/2010) sekitar pukul 01.30 WIB, menerima kedatangan jenazah korban Prada Jefri Sinaga. Korban yang baru bertugas setahun di Arhanud 03 Tengerang, tiba-tiba dipulangkan dari kesatuannya dalam kondisi meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah jenazah sampai di rumah, langsung kita buka seluruh pakainnya. Setelah kita lihat, ada bekas tusukan, luka lebam, bibir pecah. Bagian dadanya terlihat bekas sepatu," kata K Sinaga.

Padahal, sambung Sinaga, pihak keluarga dikabarkan Jefri meninggal karena serangan jantung. "Ini jelas tidak masuk akal. Kami tidak terima bila disebut serangan jantung. Sebab, kami curiga ditubuh korban banyak bekas lebam-lebam," ungkap Sinaga.

Menurut Sinaga, kecurigaan itu menguat setelah pihak keluarga memperoleh informasi berbeda dari sebuah sumber. Dikatakan, Jefri meninggal akibat penganiayaan seniornya.

"Kami dapat kabar kalau adik kami ini meninggal karena pengeroyokan di markasnya. Kabarnya penganiayaan tersebut dilakukan para seniornya," kata Sinaga.

(cha/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini