Berharap Nunun Tidak 'Lupa' Hadir di Sidang Hari Ini

Berharap Nunun Tidak 'Lupa' Hadir di Sidang Hari Ini

- detikNews
Senin, 19 Apr 2010 07:45 WIB
Berharap Nunun Tidak Lupa Hadir di Sidang Hari Ini
Jakarta - Tiga kali sudah, Nunun Nurbaeti mangkir dari panggilan bersaksi di Pengadilan Tipikor. Melalui surat keterangan dokter yang disampaikan kepada jaksa, saksi penting kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI yang menyeret sejumlah mantan anggota DPR ini berdalih mengidap sakit pelupa berat.

Hari ini, Senin (19/4/2010) adalah kesempatan terakhir bagi jaksa untuk menghadirkan istri mantan Wakapolri Komjen Pol Purn Adang Daradjatun itu di persidangan.

Nunun adalah saksi yang dinilai penting oleh hakim untuk didengar keterangannya di persidangan. Nunun disebut-sebut menyiapkan 480 lembar cek perjalanan senilai total Rp 24 miliar untuk didistribusikan kepada anggota DPR terkait pemenangan Miranda Swaray Goeltom sebagai DGS BI pada Juni 2004 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nunun menjadi saksi bagi terdakwa penerima cek Dudhie Makmun Murod. Selain untuk Dudhie, Nunun juga dijadwalkan menjadi saksi bagi tiga terdakwa lainnya yakni Hamka Yandhu, Endin Soefihara, dan Udju Djuhaeri.

Nunun pertama kali dipanggil bersaksi pada Kamis 1 April. Namun Nunun langsung mangkir dalam pemanggilan perdana itu.

Sepucuk surat keterangan dokter yang ditandatangani dokter ahli syaraf Dr Andreas Harry dikirimkan kepada jaksa M. Rum. Surat itu menerangkan Nunun menderita sakit pelupa berat.

"Ada keterangan dari dokter yang memeriksa bahwa Hj Nunun Nurbaeti mengalami sakit pelupa berat," kata ketua majelis hakim Nani Indrawati membaca surat yang disampaikan jaksa.

Tetapi hakim saat itu tidak begitu saja percaya. Nani tetap meminta jaksa menghadirkan Nunun di persidangan selanjutnya.

Panggilan berikutnya Senin 5 April, Nunun masih saja mangkir. Surat yang sama dengan pekan lalu kembali dikirimkan ke jaksa, Nunun sakit lupa berat. Tetapi hakim kali ini meragukan keterangan itu. Hakim meminta jaksa mencarikan dokter pembanding untuk mencari second opinion penyakit Nunun.

"Ini keterangan suratnya sama seperti minggu lalu. Tetapi ini kan dokter pribadi. Karena ini dari dokter pribadi, kita butuh pembanding," perintah Nani.

Senin 12 April, saat Nunun dipanggil untuk ketiga kalinya, ternyata sosialita yang juga pengusaha ini masih juga mangkir. Salah satu pengacara Nunun, Ina Rahman mengatakan kliennya itu sedang berada di Singapura.

Nunun sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Di rumah sakit elit negeri jiran itu, Nunun menjalani rawat jalan. Tetapi majelis hakim masih belum mau 'menyerah'. Meski sudah tiga kali mangkir, hakim tetap memberikan kesempatan sekali lagi kepada jaksa untuk menghadirkan Nunun.

"Jadi saya kasih kesempatan sekali lagi pada tanggal 19 April untuk menghadirkan Nunun untuk diperiksa," kata Nani.

Hakim beranggapan keterangan Nunun bisa membongkar misteri kasus ini yang belum terungkap.

Mungkinkah Nunun hadir di persidangan?
(Rez/ape)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads