"Kami tidak akan membiarkan mereka pergi kemana pun lebih jauh," kata juru bicara tentara Sansern Kaewkamnerd seperti dikutip dari reuters, Minggu (19/4/2010).
Sansern mengatakan, aksi pendukung Thaksin sangat mengganggu dan mengancam stabilitas negara. Militer tidak mempunyai pilihan selain menindak tegas mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sansern, militer tidak akan ragu-ragu membubarkan dan menangkap siapapun yang berniat mengacaukan negara. "Mereka yang salah akan mendapatkan hukuman. Merebut kembali area yang selama ini mereka kuasai dan semuanya untuk menegakkan hukum. Semua ini harus dilakukan," imbuhnya.
"Apa pun yang akan terjadi, terjadilah. Jika kita harus berbenturan, kami siap. Kita perlu menegakkan hukum dengan tegas. Kita tidak bisa hanya berpikir 'bahwa kita tidak ingin korban', di satu sisi negara tidak bisa bergerak maju," tegas Sansern.
"Korban hanya akan terjadi apabila pasukan keamanan telah mencoba yang terbaik untuk menghindarinya. Sedangkan orang-orang mencoba untuk mengambil senjata dan kehidupan kita," pungkasnya.
(ape/ddt)










































