"Kondisi kita saat ini berada dalam kondisi darurat mafia. Diperlukan adanya perombakan yang menyeluruh di semua institusi," kata ujar peneliti hukum ICW, Febri Diansyah, dalam diskusi bertajuk 'Bersihkan Institusi Penegak Hukum dan Ditjen Pajak dari Mafia' di kantor ICW, Jl Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2010).
Febri memberikan usulan, untuk membersihkah Kepolisian, misalnya, Indonesia dapat meniru Hongkong. Di sana, komisi pemberantasan korupsi Hongkong lebih mengutamakan pembersihan kepolisian. Sedangkan untuk pembersihan Ditjen Pajak, Indonesia dapat belajar dari Filipina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Febri, sampai saat ini Satgas Pemberantasan Mafia Hukum hanya bergerak dari kasus ke kasus saja. Bukan tidak mungkin, cuma kasus-kasus kecil yang terungkap.
"Bukan tidak mungkin ketika yang kecil-kecil dikorbankan, ini malah memperkuat mereka yang di atas. Jangan sampai kasus ini justru menjadi vaksin yang memperkuat markus di kemudian hari," pungkasnya.
(irw/fay)











































