Ketua Panwascam Semarang Timur, Oentung Kristowardhono mengatakan, peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kebon Agung. Pelakunya diperkirakan tim sukses salah satu kandidat.
"Isi amplop, uang Rp 10 ribu dan gambar pasangan calon," katanya ketika dihubungi melalui telepon, Minggu (18/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja, praktik seperti ini ada di kawasan lain, tapi kami kesulitan mengendusnya," ungkapnya.
Meski persoalan itu selesai di lapangan, Oentung mengaku akan melaporkan hal itu ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Panwas Kota Semarang. Beberapa hal lain seputar pencoblosan juga akan dilaporkan dalam evaluasi usai penghitungan.
Pilwakot Semarang diikuti 5 pasangan. Saat ini, pencoblosan telah usai, dan langsung dilanjutkan dengan penghitungan suara. Hasil penghitungan ditampilkan di monitor yang ada di tiap kecamatan.
(try/yid)











































