Pesawat komersial dari Rusia tersebut terbang di bawah gumpalan debu vulkanis. Saat melintas di atas langit Polandia, pesawat yang belum diketahui jumlah penumpangnya tersebut kehabisan bahan bakar dan terpaksa mendarat darurat di Vienna.
Vienna memang masih membuka bandaranya hingga saat ini. Penyelidikan pun dilakukan untuk memperjelas apakah ada debu vulkanik yang tersimpan dalam mesin pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Jumat 16 April, ancaman debu vulkanis di Eropa telah mengganggu penerbangan komersil. Sejumlah penumpang kemudian memilih jalur darat. Bandara di Rusia masih dibuka, namun di Italia, semua penerbangan ditutup.
(mad/mad)










































