"Nggak ada itu, nggak ada sama sekali," kata Dirut PT Pelindo II RJ Lino saat dihubungi detikcom, Sabtu (17/4/2010).
Lino mengaku heran dengan pihak-pihak yang sengaja menghembuskan isu tersebut. Dibanding memberikan uang sebanyak itu, menurut Lino, pihaknya lebih baik memilih merenovasi makam Mbah Priok.
"Lagipula, bisa ditangkap KPK saya," pungkasnya.
Sebelumnya, anggota DPRD dari Fraksi PPP, Matnoor Tindoan, pernah bertanya kepada Gubernur Fauzi Bowo perihal dugaan aliran duit tersebut.
"Saya baca dari media ada Rp 11 M dari Pelindo untuk penggusuran. Padahal Satpol PP hanya dapat dana operasional dari APBD untuk penggusuran," kata Tindoan.
(mok/djo)











































