Konferensi yang digelar di Teheran tersebut akan berlangsung selama dua hari. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad akan menyampaikan pidato pembukaan dalam konferensi.
"Pada konferensi Teheran, kami akan membahas perlucutan nuklir, non-proliferasi dan penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai, yang merupakan dasar-dasar Traktat Non-proliferasi Nuklir (NPT)," kata kepala atom Iran Ali Akbar Salehi seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (17/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, para menlu dari Libanon, Irak, Suriah, Oman, Turkmenistan, Armenia dan Swaziland akan menghadiri konferensi nuklir tersebut. Sedangkan Rusia, Uni Emirat Arab dan Qatar akan diwakili oleh wakil-wakil menlu mereka.
Diimbuhkan Mehmanparast, pembantu khusus menlu China, perwakilan dari PBB dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) serta pimpinan Organisasi Konferensi Islam juga akan hadir.
Sebelumnya Salehi telah menyatakan, konferensi itu akan menjadi persiapan untuk pertemuan peninjauan NPT yang akan digelar di New York, AS awal bulan depan. Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki berencana menghadiri pertemuan di AS itu.
(ita/ita)











































