βIni puncak gunung es. Ada banyak masalah di situ. Mulai masalah makam tokoh, ekonomi masyarakat dan citra Satpol PP itu sendiri,β kata Hasyim Muzadi kepada wartawan di Rumah Makan Handayani, Jakarta, Jumat (16/4/2010).
Menurutnya, rakyat tidak pernah mendesain suatu aksi kerusuhan. Karena itu, tragedi Priok sebenarnya hanya spontanitas. Rakyat, katanya, hanya melakukan reaksi terhadap apa yang menimpa mereka selama ini, yakni perlawanan terhadap ketidakadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Hasyim tak setuju jika satpol PP dibubarkan dengan alasan penertiban masih dibutuhkan. Namun demikian, lanjut dia, cara penertiban oleh aparat harus diperbaiki karena kekerasan justru akan menimbulkan kekerasan lain.
βKalau dibubarkan jangan. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana caranya melakukan penertiban tanpa
kekerasan. Jadi pendekatannya harus bagus,β ungkapnya.
Oleh sebab itu, Hasyim mendesak segera dilakukan pembenahan di tubuh Satpol PP. Metode perekrutan anggota, kata dia, harus ditata rapi dan tidak asal rekrut.
βHarus ada seleksi ketat untuk menjadi Satpol PP. Kalau pendidikan anggota Satpol PP tinggi, cara mendekati rakyat pasti lebih bagus,β paparnya.
Dikatakan dia, citra Satpol PP yang semakin memburuk di mata rakyat juga berdampak buruk kepada citra pemerintah, terutama Presiden SBY.
βPerlu adanya moralisasi Satpol PP. Jika pembenahan tidak dilakukan, akan memperberat beban citra Presiden SBY,β pungkasnya.
(zal/lrn)











































