Korban tewas termasuk empat polisi dan seorang juru kamera stasiun televisi setempat. Menurut kepolisian setempat, insiden itu tampaknya merupakan kekerasan sektarian terkait penembakan seorang warga Syiah. Jenazah Arshad Zaidi, putra seorang tokoh komunitas Syiah tersebut baru saja dibawa ke rumah sakit tersebut sebelum ledakan terjadi.
Ratusan orang termasuk jurnalis memadati rumah sakit untuk melihat jenazah tersebut. Saat jumlah pengunjung bertambah banyak, seorang pengebom bunuh diri beraksi. Akibatnya, ruangan gawat darurat rumah sakit tersebut hancur. Darah pun berceceran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah menemukan kaki dan kepala di lokasi ledakan," kata seorang perwira polisi Mohammad Iqbal.
Quetta, ibukota Provinsi Baluchistan yang telah lama dilanda konflik. Di wilayah itu kerap terjadi peristiwa kekerasan yang dilakukan para militan dari komunitas warga Sunni yang merupakan penduduk mayoritas dan komunitas warga Syiah yang merupakan penduduk minoritas.
(ita/ita)











































