Dubes RI Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Harald V

Laporan dari Oslo

Dubes RI Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Harald V

- detikNews
Jumat, 16 Apr 2010 00:47 WIB
Dubes RI Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Harald V
Oslo - Dubes RI Esti Andayani menyerahkan letter of credentials (surat kepercayaan) kepada Raja Norwegia Harald V di Royal Palace, Oslo, hari ini, Kamis (15/4/2010) waktu setempat.

"Penyerahan surat kepercayaan ini menandai dimulainya aktivitas penuh Dubes Esti Andayani di Norwegia," jelas Sekretaris III Pensosbud KBRI Oslo Febby Fahrani kepada detikcom seusai seremoni.

Selain Norwegia, Dubes Esti juga merangkap memegang akreditasi untuk wilayah Republik Islandia. Dijadwalkan penyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Islandia, Γ“lafur Ragnar GrΓ­msson, akan dilaksanakan pada Selasa (20/4/2010) di Istana Kepresidenan Islandia, Reykjavik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pembicaraan bilateral dengan Raja Harald V yang berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, Dubes Esti menyampaikan salam Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, yang disambut dengan penyampaian salam balasan oleh Raja Harald V.

Isu-isu menonjol yang dibicarakan antara lain mengenai upaya yang perlu dikedepankan Norwegia dan Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim, diantaranya melalui skema penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD).

Di samping itu juga dibahas upaya peningkatan kerjasama bilateral, khususnya di bidang pengedepanan hak asasi manusia (HAM), perikanan, dan pendidikan.

Ke Indonesia

Raja Harald V pada kesempatan itu menyatakan ketertarikannya untuk dapat berkunjung ke Indonesia. Raja menyampaikan kekagumannya atas keharmonisan kehidupan rakyat Indonesia dengan suku bangsa, agama dan keyakinan beragam.

Kepada Dubes Esti, raja juga menyampaikan bahwa Norwegia dapat belajar banyak dari Indonesia mengenai tatalaksana masyarakat multikultural dan beragam.

Dubes Esti Andayani merupakan Dubes RI ke-9 untuk Kerajaan Norwegia. Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Kerjasama Teknik, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI (2005-2010).

Diplomat karir yang lahir di Yogyakarta (31/1/1957) dan masuk Kemlu sejak 1985 itu juga pernah memegang berbagai jabatan dan penugasan, di antaranya sebagai direktur Non Alignment Movement Centre of South South Technical Cooperation (Pusat Kerjasama Teknik Selatan-Selatan Gerakan Non-Blok, red), Konsulat Jenderal RI di Bombay, Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York dan di PTRI Jenewa.

(es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads