"Semua menteri diundang, tapi nggak ada yang datang. Tapi tidak apa-apa, kami tidak sedih, sebab dibelakang kami masih ada 391 DPC yang hadir. Kami baru sedih kalau DPC tidak hadir," kata angota tim pemenangan Anas, Benny K Harman kepada wartawan di Hotel The Sultan, Jakarta, Kamis (15/4/2010).
Pantauan detikcom, deklarasi Anas hanya dihadiri elit-elit PD yang tidak mendapat jatah kekuasaan di eksekutif. Mereka antara lain, Ahmad Mubarok, Subur Budi Santoso, Amir Syamsudin, dan beberapa elit PD di DPR seperti Ruhut Sitompul, Angelina Sondakh dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini ramai sekali yang hadir, ada 391 DPC datang. Soal Ibas, dia itu politisi otonom. Dalam menentukan pilihan, dan memberikan dukungan, ketidakhadiran Ibas tidak akan menghalangi DPC dan DPD memilih pemimpinnya yang tepat," terangnya.
Ketidakhadiran menteri dan keluarga SBY dalam deklarasi Anas ini bisa menjadi pertanda bahwa keluarga SBY tidak merestui Anas. Namun hal itu dibantah oleh tim Anas, Benny K Harman.
(yid/Rez)











































