"Pimpinan Pelindo sudah menyetujui rencana ini," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di kompleks pemakaman Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Kamis (14/4/2010).
Menurut pria berkumis yang akrab dipanggil Bang Foke ini, dirinya sudah bertemu dengan pimpinan Pelindo untuk menyampaikan keputusan itu.
"Saya beri tahu tidak ada penggusuran di makam Habib Hassan Al Haddad. Situs ini akan ditetapkan sebagai situs bersejarah. Tidak benar kalau Pemda DKI akan menggusur makam," tandas dia.
Kekacauan akibat upaya Satpol PP-Polisi menggusur makam Mbah Priok, Rabu (14/4), telah menimbulkan korban tewas 3 orang anggota Satpol PP. 130-an orang menderita luka dan sempat dirawat polisi. Puluhan mobil Satpol PP dan polisi dibakar massa. Aktivitas di pelabuhan Tanjung Priok pun sempat terganggu. Â
PT Pelindo berniat menggusur kawasan makam Mbah Priok untuk memenuhi syarat guna mendapatkan sertifikat sebagai terminal peti kemas internasional.
(irw/nrl)











































