Jenazah Tajudin dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (14/4/2010), setelah sebelumnya dibawa dari rumah duka yang berjarak hanya sekitar 100 meter dari lokasi pemakaman.
Saat jenazah diturunkan ke liang lahat, keluarga Tajudin tampak tidak kuasa menahan duka. Ayah Tajudin yang mengenakan baju koko warna putih hanya bisa duduk menyaksikan anaknya dimakamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pihak keluarga, pemakaman tersebut dihadiri oleh Walikota Jakbar Joko Ramadhan dan wakilnya, Sukarno, beserta Camat Kebon Jeruk. Area pemakaman dipadati oleh warga sekitar yang turut mengantar kepergian Tajudin.
"Kami atas nama keluarga mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah membantu pengurusan jenazah dari mulai kemarin hingga saat dia dimakamkan hari ini," ucap salah seorang perwakilan keluarga, Ahmad Sugeng, kepada para pelayat.
"Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan anda semua. Dan mohon maaf bila ada kesalahan semasa hidupnya (almarhum)," lanjut Sugeng.
Joko Ramadhan mengungkapkan turut berduka cita kepada keluarga besar Tajudin. Di mata para pegawai Walikota Jakbar, menurutnya, almarhum adalah sosok anggota Satpol PP yang mempunyai loyalitas tinggi.
"Beliau anggota Satpol PP yang telah bertugas selama 5 tahun, yang telah memberikan loyalitas tinggi kepada pekerjaannya semasa hidupnya. Semoga keluarga ikhlas dan dikuatkan dengan kepergiannya ini," ungkapnya.
(irw/nrl)










































