Pengamatan detikcom, Kamis (15/4/2010), iklan "Penyandang masalah kesejahteraan sosial" berukuran 1,5 meter x 2,5 meter bergambar anak jalanan, waria, orang tua jompo, pedagang asongan di sisi kiri iklan.Β Iklan ini dipasang di depan kantor Foke, Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Dalam iklan itu digambarkan Foke sedang berdiri di sisi kanan. Di sampingnya tertulis 7 pasal tentang pembangunan kesejahteraan sosial dan penegakan hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penimpukan itu diketahui dilakukan oleh salah satu simpatisan sebuah Ormas pada Rabu 14 April 2010 sore hari.
Akibatnya, iklan itu rusak dengan kaca-kaca yang retak sehingga gambar orang nomor satu di Jakarta itu tidak jelas lagi terlihat.
Sementara itu, belasan pedagang asongan bebas berjualan di depan Balaikota. Kehadiran mereka tidak dilarang oleh Satpol PP yang biasa menertibkan lingkungan.
Ratusan polisi dan Brimob masih berjaga-jaga menyusul isu pendudukan Gedung Balaikota. Aparat terlihat sedang mengobrol dan duduk-duduk. Helm, tameng, dan tongkat senjata andalan aparat masih diletakkan di halaman Balaikota.
Beberapa pegawai Balaikota meninggalkan kantornya dengan membawa tas dan buku. "Saya nggak pulang, keluar saja," kata seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya itu. (aan/nrl)











































