"Satpol PP itu kan petugas Tramtib (ketentraman dan ketertiban), tapi justru malah tidak menciptakan ketertiban," ujar Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta), Azas Tigor Nainggolan, kepada detikcom, Rabu (14/4/2010).
Menurut Tigor, dalam HUT Satpol PP seminggu lalu, Gubernur Jakarta Fauzi Bowo sudah menyatakan ada masalah dalam kinerja satpol PP. Dalam melakukan tugasnya, Satpol PP hampir selalu terlibat gesekan dengan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tigor mengusulkan pemerintah membentuk tim independen yang mengusut bentrok di Tanjung Priok. Sekaligus menilai kinerja Satpol PP. Anggota tim ini terdiri dari tokoh masyarakat, LSM, Komnas HAM dan kepolisian.
"Permasalahan ini harus diusut. Ini zaman reformasi, tidak bisa lagi menggunakan cara-cara kekerasan," paparnya.
Namun untuk membubarkan Satpol PP, Tigor menilai hal ini tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Perlu dipikirkan secara matang.
"Jika Satpol PP dibubarkan, maka tidak ada yang bisa menegakkan Perda. Polisi kan tidak bisa bermain di daerah ini," pungkasnya.
(rdf/nvc)











































