"Saya parkir sekitar 500 meter dari Gapura makam Mbah Priok, pas saya mau pulang motor saya sudah tinggal joknya, kerangka besi gosong pun sudah dipreteli orang," ujar Sulistyo kepada detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (14/4/2010) dini hari.
Momo, panggilan wartawan berkaca mata ini menuturkan, tidak hanya motor miliknya yang menjadi korban pembakaran, sebuah motor lainnya yang diparkir disamping motornya juga menjadi korban anarkisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat keadaan memanas di Koja, massa memang melampiaskan kemarahan dengan membakar mobil dan motor. Namun dirinya tidak menyangka jika motor kesayangannya yang berplat polisi B 6497 BSL ikut dibakar massa.
"Padahal tinggal dua bulan lagi cicilannya lunas," keluh Momo.
(rdf/rdf)











































