"Tidak ada korban tewas. Tidak ada yang ditutupi, tidak menutupi apa pun. Seharian saya kerja di sini, masak saya tutupi," ujar Direktur RSUD Koja, dr Togi Asman, kepada detikcom, Rabu (14/4/2010) pukul 20.20 WIB.
Togi mengaku telah stand by di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit tersebut sejak pagi. "Saya dari pagi sudah ada di UGD, sejak pukul 8 pagi sampai saat ini. Ini sudah mau selesai," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wanda, RSUD Koja menutupi korban tewas untuk alasan-alasan politis, yakni karena RSUD berada di bawah Pemprov DKI dan Satpol PP juga di bawah Pemprov DKI. (nvc/nrl)










































