Menurut Adnan (60) warga Desa Air Mas, ada dua ekor anjing gila menyerang tiga desa ke kecamatan Singingi. Diperkirakan satu ekor anjing gila tersebut merupakan hewan peliharaan sedangkan seekor lagi merupakan anjing liar.
"Saya salah satu korban digigit anjing gila itu. Akibat gigitan anjing gila di bagian telapak tangan kiri dan betis kiri, kini bekas gigitan itu membusuk," kata Adnan yang ditemui detikcom, Rabu (14/04/2010) di RS Ibnu Sina, Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi mereka sama seperti yang saya alami. Bekas gigitan anjing gila tersebut membusuk," kata Adnan.
Menurut Adnan, dalam kasus ini, masyarakat sudah meminta bantuan polisi setempat untuk memburu anjing gila tersebut. Hasilnya kini satu ekor anjing gila sudah berhasil ditembak pihak kepolisian.
"Kini satu ekor anjing gila yang liar masih berkeliaran. Warga desa masih ketakutan dalam masalah ini," kata Adnan.
Dari 11 orang yang digigit anjing gila itu, sambung Adnan, 4 di antaranya anak-anak. "Seekor anjing gila yang belum berhasil ditembak ini, masih berkeliaran di desa. Kami berharap, agar pihak kepolisian bisa segera menembaknya kembali," kata Adnan.
(cha/mok)











































