"Kita ingin Satpol PP meningggalkan tempat ini segera," kata Habib di tengah-tengah kerumunan massa di Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010).
Habib akan berusaha menjadi penengah keributan antara Satpol PP dan warga yang telah berjalan sejak pagi dan memakan puluhan korban itu. Ia meminta pihak yang berkonflik untuk tenang selama proses negosiasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam pemakaman itu, sejumlah anggota Satpol PP masih terkurung. Warga memblokir akses keluar dari makam. Mereka juga telah membakar pos-pos keamanan yang berada di lokasi tersebut.
(irw/nik)










































