"Saya ini selama jadi pegawai tidak pernah kena sanksi apa pun. Tidak ada masalah dalam karir saya," ujar Misbakhun saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/4/2010).
Bahkan, lanjut Misbakhun, rekan kerjanya menilai karirnya di Ditjen pajak cukup bagus. Ia mengundurkan diri tahun 2005 secara terhormat. Kala itu, Ditjen Pajak di bawah kepemimpinan Hadi Poernomo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisaris PT Selalang Prima Internasional (SPI) ini pun meminta masyarakat mengubah pandangan negatif terhadap pegawai pajak. Tidak semua pegawai pajak, menurutnya, mempunyai aib seperti Gayus Tambunan, yang kini menjadi tersangka di Mabes Polri.
"Tolong berpikir yang profesional. Tidak semua seperti Gayus. Banyak anak baik, banyak anak muda yang serius. Gayus mempertaruhkan karir masa depan," pinta politisi asal Pasuruan, Jawa Timur, ini.
Disinggung mengenai harta kekayaannya, Misbakhun mengaku sudah melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun siap apabila harta kekayaannya itu diaudit kembali.
"Silakan mau diaudit apa pun. Semua ada proses. Saya nggak ujug-ujug. Orang tahunya saya berbisnis. Mereka nggak tahu kalau saya hutang-hutang," pungkasnya.
(irw/asy)











































