Warga yang berjumlah ratusan menyerang polisi sekitar pukul 13.15 WIB, Rabu (14/4/2010). Saat itu polisi sedang berjaga di lapis luar yaitu di kawasan di Terminal Peti Kemas Koja. Jarak terminal dengan areal makam Mbah Priok sekitar 500 meter.
Β
Polisi yang diserang hanya bisa bertahan dan menutup diri dengan tameng. Mobil water cannon polisi juga tak henti menyemburkan air bertekanan tinggi ke arah massa.
Warga yang berjumlah ratusan juga menggulingkan 2 mobil Satpol PP yang sedang diparkir. Akibatnya kaca depan mobil pecah. Sebanyak 3 warga yang kembali diamankan polisi.
Menurut Pemprov DKI Jakarta, pihaknya tidak bermaksud menggusur makam Mbah Priok karena merupakan situs bersejarah. Pihaknya hanya akan menggusur bangunan liar yang berada di sekitar kompleks karena merupakan lahan PT Pelindo II.
(gun/nrl)











































