Pantauan detikcom, di lokasi makam, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010) pukul 12.05 WIB, ribuan Satpol PP melempar batu kepada warga setelah makan siang. Pada saat itu, warga sedang bersolawat.
Karena dilempari batu, warga langsung membalasnya. Situasi di sekitar makam menjadi ricuh lagi. Untuk merelai keadaan ini, petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air.
Sementara itu, Wakil Walikota Jakut Adnan Sanjaya yang ditemui di lokasi menegaskan, Pemkot Jakarta Utara hanya ingin membongkar pendopo makam saja. "Bukan makam yang dibongkar, karena makam bagian dari sejarah Islam," ujar Adnan. (nik/fay)











































