"Kita sama sekali tidak akan membongkar makam Mbah Priok, bahkan menyentuh pun tidak. Justru nanti luasnya akan kita tambah, yang sekarang 20 meter persegi menjadi 100 meter persegi," ujar Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia kepada detikcom, Rabu (14/4/2010).
Cucu sadar betul jika makam tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat besar bagi masyarakat di sekitar Tanjung Priok. Pihaknya berencana akan menjadikan makam tersebut sebagai situs bersejarah di kawasan Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 15 Maret lalu, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiono menjelaskan ada persepsi yang salah soal penggusuran makam Mbah Priok yang memang ada di dalam area Terminal Peti Kemas Tanjung Priok. Pemkot Jakarta Utara hanya ingin membongkar gapura makam. Namun area makam justru akan diperluas.
"Kita hanya bongkar gapura, sedangkan makam Mbah Priok kita akan perluas dari 20 meter menjadi 100 meter persegi," ujarnya.
(mok/nrl)











































