Kampanye Modern Tanpa Pertarungan Gagasan

Bursa Ketum PD

Kampanye Modern Tanpa Pertarungan Gagasan

- detikNews
Rabu, 14 Apr 2010 06:12 WIB
Kampanye Modern Tanpa Pertarungan Gagasan
Jakarta - Partai Demokrat relatif berhasil menerapkan pola kampanye modern dalam periode kampanye pemilihan calon ketua umum Partai Demokrat. Meski begitu, publik belum disuguhkan pertarungan ide dan gagasan antarcalon. Sebagai partai besar, Demokrat memerlukan pertarungan gagasan dan ide, bukan terus berada di bawah bayang-bayang SBY.

Demikian disampaikan pengamat politik Charta Politika Indonesia, Arya Fernandes, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (13/4/2010) malam.

"Hal itu (kampanye modern) terlihat dari penggunaan survei opini publik untuk merekam aspirasi pemilih (elit) melalui survei Cirus Surveyor Group (CSG) dan LP3ES. Para kandidat juga sudah menggunakan jasa konsultan politik untuk menggarap pencitraan politik, strategi komunikasi politik, dan public relations serta pembuatan iklan politik," kata Arya.

Meskipun kandidat sudah mengadopsi pola-pola modern dalam kampanye, kata Arya, namun pertarungan pada level kebijakan sebenarnya belum terjadi antar masing-masing kandidat. Kandidat masih terjebak pada serangkaian cara untuk merebut hati SBY.

"Sebenarnya kita berharap setiap kandidat sudah muncul dengan pertarungan gagasan dan ide-ide segar tentang masa depan Demokrat. Tapi yang kita saksikan justru parade kesantunan semu yang ditampilkan oleh kandidat. Tidak ada perbedatan program atau kebijakan antarkandidat, seolah-olah kalau terjadi perdebatan hilanglah kesantunan," kata dia.
(mpr/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads