JK dan Foke Masuk Kepengurusan PBNU

JK dan Foke Masuk Kepengurusan PBNU

- detikNews
Selasa, 13 Apr 2010 22:21 WIB
JK dan Foke Masuk Kepengurusan PBNU
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ternyata cukup diperhitungkan oleh pengurus PBNU hasil muktamar NU ke-32 di Makassar. JK yang sebelumnya menjabat mustasyar (penasehat) PWNU Sulawesi Selatan, kali ini ditarik menjadi mustasyar di PBNU. Tugas mustasyar adalah memberi nasihat kepada pengurus di semua tingkatan.

"Ya, saya mendengar beliau (JK) katanya masuk sebagai mustasyar. Nggak apa-apa lah, bagus juga mengakomodasi semua potensi kader NU," kata Wakil ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf kepada detikcom, Selasa (13/4/2010).

Data yang didapat detikcom, selain JK, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) juga ikut masuk dalam struktur mustasyar. Foke sebelumnya menjadi ketua tanfidziyah PWNU DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain keduanya, posisi mustasyar oleh para kiai sepuh di kalangan warga nahdliyin seperti KH Tholchah Hasan, KH Muchit Muzadi, KH Maemun Zubair, KH Idris Marzuki, KH Chotib Umar, KH Dimyati Rois dan Tuan Guru Turmudzi.

Anggota lain mustasyar NU adalah para kiai yang dianggap memiliki kemampuan khusus selain umurnya yang sudah sepuh. Meraka antara lain, KH Abdurrahman Mustafa, KH Maghfur Usman, Prof Dr. Nasaruddin Umar, KH Syaโ€™roni Ahmadi, Prof. Dr. Ridhwan Lubis, KH Muiz Kabri, dan KH Mahfud Ridwan.

Keputusan memasukkan nama JK dan Foke ini diambil dalam Rapat Formatur yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati yang dipimpin oleh Rais Am PBNU KH Sahal Mahfudh, Senin (12/4).

(yid/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads