DPP PAN Bantah Ada Kubu-kubuan Pasca Kongres Batam

DPP PAN Bantah Ada Kubu-kubuan Pasca Kongres Batam

- detikNews
Selasa, 13 Apr 2010 19:29 WIB
DPP PAN Bantah Ada Kubu-kubuan Pasca Kongres Batam
Jakarta - Kongres III PAN di Batam beberapa waktu lalu dinilai masih menyisakan beberapa persoalan. Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan membantah saat ini ada beberapa kubu yang protes atas hasil Kongres III itu.

"Prinsipnya, di PAN nggak ada kubu-kubuan. Seluruh permasalahan itu bisa diselesaikan. Kita masih membuka ruang dialog, asal jangan terus merusak citra partai. Kita sangat memahami dan menghargai aspirasi teman-teman itu dalam konteks hak berdemokrasi," kata Taufik kepada detikcom, Selasa (13/4/2010).

Taufik menyampaikan hal itu untuk menanggapi adanya kericuhan pada acara penyampaian maklumat dan diskusi peluncuran buku yang bertema Maklumat PAN Legal bertajuk 'Kembali ke Jalan yang Benar' di Financial Club Graha Niaga lantai 27.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik mengaku tidak tahu menahu kader PAN yang hadir dalam acara penyampaian maklumat DPP PAN dibawah kendali M. Junaidi. Taufik juga membantah telah terjadi pengrusakan dan pembatalan acara itu oleh kader PAN.

"PAN kan tidak hanya milik puluhan orang, tapi sekitar 6 juta orang, kalau dihitung dari perolehan kursi kita di DPR. Saya bisa pahami kalau ada konstituen yang lain tidak ikhlas citra PAN kurang bagus di masyarakat jika diberitakan ada perpecahan," paparnya.

"Ingat, yang minta untuk menghentikan itu dari manajemen loh, bukan dari kader. Saya, ketua umum tidak tahu menahu soal kejadian itu. Tidak ada yang menyuruh dan menginstruksikan, ini murni keinginan kader menjaga citra partai," paparnya.

Taufik berharap perselisihan dan perbedaan pandangan antar kader PAN masih bisa diselesaikan dengan musyawarah. DPP PAN dibawah komando Hatta Rajasa masih bersedia melakukan dialog asal tidak kebablasan.

"Ketua umum sangat akomodatif kok, segala perbedaan kita tampung sepanjang jangan kebablasan sampai merusak citra partai. Mari kita saling menghargai. Kita tidak mengharapkan kasus ini tidak berkepanjangan," pintanya.

Sebelumnya diberitakan, kubu yang menamakan dirinya sebagai PAN Legal dengan pimpinan M. Junaedi, Senin (12/4/2010), mengelar acara 'Maklumat PAN Legal'. Penyampaian maklumat yang rencananya akan dirangkai dengan acara diskusi dan peluncuran buku itu berakhir ricuh.

Kericuhan ini terjadi ketika beberapa simpatisan yang mengaku dari DPP PAN hasil Kongres III Batam meminta acara Junaidi ini dihentikan. Kericuhan berawal saat massa berteriak-teriak di luar ruang Financial Club Graha Niaga lantai 27, tempat digelarnya acara.

Merasa tuntutannya tidak didengar, mereka memaksa masuk ke ruangan. Saat itu, Junaedi yangย  sedang membacakan Maklumat PAN Legal bertajuk 'Kembali ke Jalan yang Benar' diminta untuk menghentikan acaranya. Lebih khusus, saat Junaedi menyingkap tirai penutup backdrop yang menandai peluncuran resmi buku berjudul Ketua MPP dan DPP PAN Ilegal.

Dalam kejadian itu, memang tidak terjadi baku hantam. Namun para simpatisan ini merebut pengeras suara dan menyerukan agar undangan yang hadir dalam acara itu membubarkan diri. Backdrop peluncuran buku dirusak, demikian juga spanduk kegiatan.

(yid/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads