Peringatan itu dikeluarkan menyusul bentrok berdarah antara aparat Thailand dengan demonstran 'Red Shirts' pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra. 21 Orang dilaporkan tewas dan 800 lainnya terluka dalam bentrokan yang terjadi di Bangkok.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, demonstrasi diperkirakan masih akan berlanjut setelah libur tahun baru Thailand atau Songkran pada 13-16 April. Demikian seperti dikutip dari reuters, Selasa (13/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deplu AS mengatakan, perjalanan ke Thailand umumnya tetap aman. Namun, kemungkinan terjadinya serangan berbentuk ledakan bom tidak dapat dikesampingkan.
"Warga negara AS diingatkan untuk berhati-hati dan kewaspadaan setiap saat," ujar pejabat Deplu AS.
(irw/ndr)











































