"Ini berita buruk yang lagi soal penerbangan kita. Saya kira harus segera diselidiki apa penyebabnya," kata Marwan kepada detikcom, Selasa (13/4/2010).
Menurut Ketua FPKB ini, Komite Nasional Keselamatan Transpirtasi (KNKT) harus segera turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab dari peristiwa itu. Jika memang ditemukan adanya kesalahan teknis atau human eror, maka pihak Kemenhub harus melakukan evaluasi dan tindakan tegas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Marwan meminta semua pihak untuk bergotong royong membantu korban terlebih dahuylu. Sebab, soal keselamatan manusia harus menjadi prioritas.
"Sekarang bantu semua korban, kalau perlu jangan sampai ada korban yang meninggal gara-gara telat diberikan pertolongan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pesawat Merpati Boeing 737-300 PK MDE tergelincir di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat. 103 Penumpang di dalamnya selamat. 20 Di antaranya mengalami luka ringan.
Saat ini, seluruh penumpang sudah dievakuasi. 20 orang yang mengalami luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit Angkatan Laut di Manokwari. Sementara kondisi pesawat mengalami rusak parah. Pesawat jatuh pukul 11.06 WIT. KNKT dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan mengirimkan anggotanya untuk penyelidikan.
(yid/ken)











































