Wapres Boediono Ikuti Rangkaian Acara KTT Keamanan Nuklir

Laporan dari AS

Wapres Boediono Ikuti Rangkaian Acara KTT Keamanan Nuklir

- detikNews
Senin, 12 Apr 2010 20:51 WIB
Washington DC - Nuclear Security Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Nuklir akan dimulai hari Senin (12/4/2010) ini di Washington DC. Wakil Presiden Boediono akan menghadiri serangkaian acara yang diadakan oleh tuan rumah, Presiden AS Barack Obama.

Dalam acara yang akan diadakan pada Senin - Selasa (12-13/4/2010) ini, Boediono dijadwalkan akan menghadiri jamuan makan siang  yang diadakan oleh Wapres AS Joe Biden untuk negara-negara Nonblok.

"Dari 19 negara Nonblok, hanya 12 negara Nonblok yang diundang. Indonesia berperan penting karena merupakan Ketua Pokja Nonproliferasi Nuklir," ujar juru bicara Wapres, Yopie Hidayat kepada wartawan di Washington DC, Minggu (11/4/2010) malam atau Senin pagi waktu Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu Boediono akan menghadiri welcoming reception (acara penyambutan) bagi 47 kepala negara atau wakilnya yang menghadiri KTT di Walter E Washington Convention Center, Washington DC. Malamnya, di tempat yang sama, Boediono akan makan malam bagi peserta KTT yang akan dipimpin langsung oleh Obama.

Dalam jadwal yang didapatkan wartawan dari KBRI Washington, tema yang akan dibicarakan dalam makan malam itu adalah 'Threat of Nuclear Terorism and Illicit Trafficking'.

Hari Selasa, Boediono akan menghadiri serangkaian pertemuan yang akan dipimpin langsung oleh Obama. Ada 3 tema yang akan dibicarakan hari ini. 'National Actions to Secure Nuclear Material and Prevent Illicit Trafficking', 'Role of IAEA in Nuclear Security' dan 'International Actions to Secure Nuclear Material and Prevent Illicit Trafficking'.

Acara ini akan ditutup pada closing reception dalam  pukul 17.00 Waktu Setempat.

"NSS ini sebuah komitmen dari AS awalnya, dari Presiden Obama untuk mengamankan bahan-bahan nuklir maupun senjata nuklir. Dan Obama juga berjanji waktu kampanye pada rakyatnya kalau dia akan menyelenggarakan KTT ini," imbuh Yopie.

Jadwal Padat


Dalam kunjungan Boediono ke AS selama 5 hari ini, selain menghadiri KTT Keamanan Nuklir, Boediono juga menghadiri serangkaian pertemuan bilateral dengan kepala negara dan bertemu dengan masyarakat Indonesia.

Seperti saat Boediono baru tiba di Washington DC, Minggu kemarin, Boediono langsung bertemu dengan masyarakat Indonesia di Wisma Duta, Washington DC.

Senin ini, selain menghadiri KTT Keamanan Nuklir, Boediono juga dijadwalkan bertemu dengan the Millennium Challenge Corporation (MCC), badan independen untuk memberikan bantuan luar negeri untuk memerangi kemiskinan global. PM Belanda Jan Peter Balkenende juga dijadwalkan bertemu dengan Boediono di sela-sela KTT.

Pada Selasa keesokan harinya, Boediono juga bertemu PM Norwegia Jens Stoltenberg, dan utusan khusus AS untuk isu-isu Pakistan dan Afghanistan Richard Holbrooke.

Usai KTT, Boediono dijadwalkan menyaksikan penandatanganan perjanjian Overseas Private Investment Cooperation (OPIC).

"OPIC ini merupakan badan independen pemerintah federal AS untuk menjembatani investor AS yang akan berinvestasi di negara-negara berkembang. Dari Indonesia akan diwakili Kepala BKPM Gita Wirjawan," jelas Yopie.

Selain itu ada pertemuan dengan CEO AS dan gala dinner dengan United States-Indonesia Society (USINDO). Setelah itu Boediono akan ke New York untuk menghadiri acara di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Kesehatan Ibu dan Anak.

"Kunjungan Wapres ini padat sekali. Dalam 3 hari ada 16 titik (pertemuan) yang dihadiri Wapres," jelas Yopie.

Dalam KTT Nuklir, Boediono akan didampingi Menlu Marty Natalegawa dan Menteri ESDM Darwin Zahidi Saleh. Sedangkan dalam acara di New York, Boediono akan didampingi Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. (nwk/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini