"6 Tersangka ini merupakan DPO yang sudah kita sebarkan. Tadi siang sudah diberangkatkan dari Medan ke Jakarta 5 orang," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2010).
Menurut Edward, 2 dari 6 teroris yang ditangkap itu merupakan residivis kasus peledakan bom Kedubes Australia di Kuningan, Jakarta Selatan. Keduanya yakni Ibrohim alias Denny alias Suramto, dan Jafar alias Lutfi alias Abu Musa.
Sementara teroris Bayu Sena alias Bayu alias Budi alias Rahmat alias Tono alias Seno, ikut merencanakan merakit bom yang akan digunakan untuk mengebom Presiden SBY atau terlibat kasus Jatiasih, Bekasi.
Selain itu 3 teroris yakni Qomarudin alias Abu Musa alias Mustagim alias Abu Yusuf, merupakan alumni akademi militer Al Jamaah Mindanao, Filipina Selatan. Pandu Wicaksono Widyanputro alias Pandu alias Abu Asma berperan ikut terlibat menyembunyikan Noordin M Top di Solo. Sedangkan Yusuf Arifin alias Rambo, peserta latihan di Aceh.
"Sedangkan Ali dan Daud masih dalam pengejaran," kata Edward.
Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, sempat mengatakan 3 dari 6 tersangka teroris yang ditangkap di Medan akan dibawa ke Nanggroe Aceh Darussalam. Ketiganya dibawa untuk pengembangan persembunyian teman-temannya yang lain.
(nik/fay)











































