Aleksandr I. Bastrykin, kepala komite penyelidikan di Rusia mengatakan pada Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya kesalahan pilot dalam kecelakaan itu.
"Pilot diberitahu mengenai kondisi cuaca yang parah, namun tetap membuat keputusan untuk mendarat," kata Bastrykin seperti dilansir New York Times, Senin (12/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (pilot) bilang jika dia tidak bisa mendarat, maka dia akan pergi ke bandara alternatif," kata petugas yang tidak disebutkan jati dirinya.
Saat itu pilot pun ditanya mengenai ketinggian pesawat. Namun pilot tidak merespons. Komunikasi pun terputus.
Menurrut Mark V. Rosenker, mantan ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional di Amerika Serikat, fakta bahwa pesawat beberapa kali melakukan upaya pendaratan menunjukkan bahwa pilot benar-benar ingin menyelesaikan pendaratan dengan berbagai cara. (ita/gah)











































