Indy tampil mengenakan baju berwarna ungu cerah dalam acara yang dimulai pukul 06.30 WIB itu, Senin (12/4/2010). Selain membawakan berita, ia tampak membuka-buka headline sejumlah surat kabar yang terbit hari ini.
Pada Jumat pekan lalu, Indy telah membantah merekayasa interview dengan seorang makelar kasus yang beroperasi lama di Mabes Polri. Wawancara itu ditayangkan TVOne pada 18 Maret 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang markus, yang bernama lengkap Andris Ronaldi, telah ditangkap polisi dan dijadikan tersangka atas dugaan pencemaran nama baik karena menjadi markus palsu. Ia mengungkapkan, pengakuannya di TVOne sengaja diskenariokan oleh Indy.
Andris mengantongi bukti-bukti berupa blackberry messenger-nya dengan Indy, saat keduanya mengetahui gerak-gerik Andris dipantau polisi. Namun, TVOne juga mengaku punya bukti yang kuat bahwa Andris benar-benar seorang markus. TVOne pun berencana menuntut balik Andris.
(irw/van)











































