"Kemungkinannnya tidak selalu itu makelar kasus palsu. Bisa ya, bisa jadi tidak. Sangat tergantung buktinya," ujarnya usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2010).
Denny meminta masyarakat membuka ruang kemungkinan kalau pengakuan markus palsu Andries dibuat dalam posisi terjepit. Proses penyelidikan Andris oleh kepolisian harus dipertanyakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan ada kriminalisasi pers pada saat melakukan upaya pemberantasan mafia peradilan," tambahnya.
Denny yang juga hadir sebagai pembicara di TV One saat Andris memberikan keterangan dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangannya. Dia pun menyatakan tidak keberatannya atas panggilan itu.
"Insya Allah (datang)," imbuhnya. (rdf/gah)











































