"Kebanyakan pragmatis ya. Tapi saya tidak mau menyebutkan siapa itu, karena itu tidak etis. Tapi memang saya melihat banyak sekali orang-orang pragmatis di sana (pengurus DPP)," kata Guruh dalam jumpa pers di Hotel Segara Village, Sanur, Bali, Jumat (9/4/2010).
Guruh juga menilai banyak kader-kader yang ditempatkan kakaknya yang juga Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, adalah kader-kader yang tidak mengerti ideologi partai.
Ia juga menambahkan, aspirasi kader-kader di tingkat bawah juga tidak diakomodir dalam kepengurusan DPP yang baru. "Sehingga di kalangan elitnya tampak pragmatis, dan bukan lagi partai yang ideologis," kata mantan Ketua DPP Bidang Pendidikan dan Kebudayaan ini.
Ditanya soal tidak ditempatkannya ia dalam kepengurusan DPP baru, Guruh tidak mempersoalkannya. "Saya akan berjuang bersama rakyat. Banyak kok yang mendukung saya," kata Guruh.
(lrn/ape)











































