Halau Demonstran, Tentara & Polisi Lepaskan Gas Air Mata

Krisis Thailand

Halau Demonstran, Tentara & Polisi Lepaskan Gas Air Mata

- detikNews
Jumat, 09 Apr 2010 16:19 WIB
Halau Demonstran, Tentara & Polisi Lepaskan Gas Air Mata
Bangkok - Para demonstran antipemerintah terus melakukan aksi unjuk rasa di Bangkok, Thailand. Massa pendukung mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra itu menyerbu sebuah perusahaan telekomunikasi, Thaicom, tempat bermarkasnya saluran TV oposisi, People Television (PTV) yang baru saja ditutup pemerintah Thailand.

Dalam aksi ini, massa dihalang-halangi oleh tentara dan polisi antihuru-hara dengan menggunakan gas air mata dan water cannon. Demikian seperti diberitakan AFP, Jumat (9/4/2010).

Diperkirakan sekitar 12 ribu demonstran berkumpul di luar gedung stasiun untuk mengupayakan agar saluran TV antipemerintah PTV bisa kembali mengudara. Sempat terjadi ketegangan antara demonstran dengan ribuan personel keamanan. Sebagian demonstran berhasil masuk ke halaman Thaicom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara militer Thailand, Sansern Kaewkamnerd mengatakan, pasukan Thailand akan memastikan tidak ada langkah untuk "menduduki" stasiun tersebut.

Massa 'Red Shirts' tidak mempedulikan status keadaan darurat di Bangkok yang telah diumumkan PM Abhisit Vejjajiva. Para demonstran bertekad akan terus melakukan aksi demo di Bangkok.

Aksi unjuk rasa besar-besaran ini telah berlangsung hampir satu bulan. Demonstran menuntut Abhisit untuk mundur dan segera mengadakan pemilihan umum.
(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini