"Saya datang dari Yogya ke DPR untuk mendukung Pak Susno yang dalam hal ini menjadi lambang kezaliman," kata Arifin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2010).
Arifin juga ingin mengajak seluruh rakyat untuk mendukung Susno untuk membongkar mafia hukum di tubuh Polri. Untuk menjalankan aksinya, Arifin sengaja datang ke DPR dengan mobil bersama sopirnya.
"Tadi sampai langsung ke sini," kata pria pelontos berkacamata ini.
Selain mengikat diri, Arifin juga berencana untuk mogok makan. "Saya juga rela mati di belakang Pak Susno," kata Arifin yang mengenakan kemeja lengan panjang biru ini.
Aksi Arifin ini menarik pengunjung DPR. Pamdal DPR pun mencoba membujuk Arifin untuk menghentikan aksinya. Namun Arifin tetap ngotot untuk meneruskannya.
(ken/fay)











































