Andris Keluar dari Persembunyian karena Merasa Bukan Teroris

Markus Palsu di TVOne

Andris Keluar dari Persembunyian karena Merasa Bukan Teroris

- detikNews
Jumat, 09 Apr 2010 16:06 WIB
Andris Keluar dari Persembunyian karena Merasa Bukan Teroris
Jakarta - Andris Ronaldi sempat kabur ke Bali untuk ngumpet dari kejaran polisi. Namun di tengah pelariannya, Andris sadar dia bukanlah pelaku kriminal. Ayah dua anak ini pun keluar dari persembunyiannya.

"Saya merasa bukan kriminal, bukan teroris, maka saya kembali," ujar Andris dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/4/2010).

Dalam jumpa pers, Andris mengenakan baju koko ini didampingi oleh Kompol Dodit dan Pjs Kabidpenum Kombes Pol Zulkarnaen dan diliput puluhan wartawan. Andris berbicara dengan lancar dan jelas, tidak tampak grogi. Setiap pertanyaan wartawan dijawab dengan lugas.

Saat tampil di TVOne 18 Maret 2010 sebagai markus yang telah beroperasi 12 tahun di Mabes Polri , Andris dibayar Rp 1,5 juta. Uang itu diberikan pada keluarganya sebelum dia kabur ke Bali.

"Polisi tidak lakukan kekerasan apa pun terhadap saya atau pun keluarga. Bahkan anak saya diberi makan. Hal itu yang buat saya ingin cepat kembali (dari persembunyian)," jelas Andris.

Polisi menyanggongi rumah kontrakan Andris di Jl Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, sejak Selasa 6 April pagi. Pada malam harinya, polisi memindahkan anak dan istri Andris ke Kelapa Gading. Esok harinya diketahui Andris telah diciduk polisi.

Andris telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan pasal 36 ayat 5 (a), pasal 57 huruf d KUHP.

(ddt/nrl)


Berita Terkait