Usai Pemred TVOne, Dewan Pers Periksa Andris

Markus Palsu TVOne

Usai Pemred TVOne, Dewan Pers Periksa Andris

- detikNews
Jumat, 09 Apr 2010 15:09 WIB
Jakarta - Dewan Pers akan mengkonfrontir keterangan pimpinan TVOne tentang tayangan makelar kasus palsu kepada Andris Ronaldi. Targetnya memastikan status lembaga pers dalam kasus itu sebagai korban atau pelaku pembohongan.

"Mabes Polri sudah persilakan kita memeriksa Andris," kata Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Bekti Nugroho, kepada detikcom, Jumat (9/4/2010).

Pemeriksaan terhadap pimpinan TVOne yang sedianya hari ini, dijadwalkan akan berlangsung pada Senin (12/4) pekan depan. Surat pemanggilan telah dilayangkan Dewan Pers kepada pimpinan redaksi TVOne dan penanggung jawab program tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah nanti mereka akan datang bersama seluruh crew yang bertugas pada saat itu, ya terserah saja. Tapi kita harap paling tidak produser dan semua tim inti program itu bisa hadir, sebab mungkin TVOne yang jadi korban penipuan," sambung Bekti.

Mengingat sudah ada kepastian dari TVOne memenuhi panggilan dan dukungan Mabes Polri untuk memeriksa Andris, jurnalis senior RCTI ini yakin hasil dari klarifikasi dapat cepat diketahui. Langkah cepat Dewan Pers ini demi menjaga kredibilitas pers di mata masyarakat.

"Pokoknya semua pihak terlibat akan kami periksa, saya pikir nggak ada seminggu sudah tuntas," pungkas Bekti.

(lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads