"Setelah itu, saya 100 persen merasa dibuang," kata Andris saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/4/2010). Andris didampingi oleh Kompol Dodit dan Pjs Kabidpenum Kombes Pol Zulkarnaen dan diliput puluhan wartawan. Andris berbicara dengan lancar dan jelas, tidak tampak grogi.
Usai tampil sebagai markus di program Apa Kabar Indonesia Pagi yang dibawakan oleh presenter Indy Rahmawati, Andris sempat diminta untuk mengganti nomor ponselnya. Andris merasa dirinya tidak diberi perlindungan oleh Indy.
"Padahal di BBM (BlackBerry Messenger), Indy bilang akan bela saya sampai titik darah penghabisan," keluhnya.
Setelah tayangan itu, Andris memang berusaha mencoba menghubungi Indy. Namun menurut Andris, ada yang berubah dari Indy.
Tidak putus asa, Andris pun menghubungi Alfito Deannova yang menjabat sebagai produser eksekutif. Lagi-lagi, tanggapan ketus yang diterima Andris.
"Kalau Anda tampil di acara saya dan mengambil uang dari saya, Anda sudah tahu resikonya," kata Andris menirukan perkataan Alfito. (mok/fay)











































