"Kata polisi, Dewi (istri Andris -red) dan anak-anaknya dibawa ke Kelapa Gading (rumah orang tua Andris -red). Jadi sejak Selasa kemarin, rumah ini kosong," kata Fatia, pemilik rumah yang dikontrak oleh Andris, Jumat (9/4/2010).
Sementara Andris, menurut Fatia, sudah dua pekan ini tidak lagi terlihat di rumah yang beralamat di Jl Cipinang Muara Raya I, Jatinegara, Jakarta Timur, tersebut. "Istrinya juga tidak tahu Andris ada di mana," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisinya bilang cari orang jahat dan nggak mau pergi sebelum Andris ketemu. Dewi nangis-nangis terus di dalam dan anaknya juga tidak jadi ke sekolah," papar Fatia.
Wanita paruh baya itu menyatakan, keberadaan enam polisi berseragam yang menjemput keluarga Andris, membuat heboh perkampungan. Para warga bertanya-tanya masalah pidana apa kiranya yang menjerat Andris. Andris diketahui jarang mengobrol berlama-lama dengan tetangga, tapi selalu menyapa setiap pagi saat berangkat kerja.
"Saya tidak tahu benar apa pekerjaan Andris, tapi orangnya baik kok," sambung Fatia.
(lh/nrl)










































