Obama & Medvedev Teken Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

Obama & Medvedev Teken Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir

- detikNews
Jumat, 09 Apr 2010 09:20 WIB
Obama & Medvedev Teken Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir
Praha - Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menandatangani perjanjian bersejarah mengenai pengurangan senjata nuklir. Traktat Pengurangan Senjata Strategis atau Strategic Arms Reduction Treaty (START) itu ditandatangani di Praha, Ceko pada Kamis, 8 April waktu setempat.

Perjanjian nuklir tersebut disetujui setelah berbulan-bulan negosiasi alot antara pemerintah AS dan Rusia. Traktat ini merupakan pengganti traktat START sebelumnya tahun 1991.

Obama menyebut ini sebagai peristiwa luar biasa dan terobosan penting untuk upaya-upaya antiproliferasi nuklir dan bagi hubungan AS-Rusia yang kadang kala bersitegang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai perjanjian baru ini, kedua negara bekas musuh Perang Dingin itu akan diizinkan memiliki maksimum 1.550 hulu ledak nuklir, atau sekitar 30 persen lebih sedikit daripada limit yang ditetapkan tahun 2002 lalu.

Dalam acara penekenan traktat tersebut, Obama dan Medvedev juga mengingatkan Iran akan adanya sanksi-sanksi jika negara itu terus menolak menghentikan aktivitas pengayaan uranium.

"Saya telah sering mengatakan bahwa sanksi-sanksi kerap kali tidak berhasil, namun kadang-kadang itu perlu... Maka diperlukan sanksi yang cerdas, yang mampu mendorong perilaku benar," kata Medvedev seperti dilansir AFP, Jumat (9/4/2010).

Sebelumnya Obama telah mengumumkan perubahan kebijakan nuklir AS. Obama mengumumkan bahwa AS tidak akan melancarkan serangan nuklir terhadap negara yang tidak memiliki senjata nuklir. Namun Obama terang-terangan mengatakan bahwa hal itu tidak berlaku untuk Iran dan Korea Utara.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini