Presiden Kirgyzstan Menolak Mundur

Presiden Kirgyzstan Menolak Mundur

- detikNews
Jumat, 09 Apr 2010 02:30 WIB
Presiden Kirgyzstan Menolak Mundur
Bishkek - Presiden Kirgyzstan Kurmanbek Bakiyev menolak keras tuntutan oposisinya untuk mundur dari pemerintahannya. Bakiyev bersikeras untuk mempertahankan posisinya sebagai presiden.

"Saya menyatakan bahwa sebagai presiden saya belum menyerahkan dan tidak akan melepaskan tanggung jawab," kata Bakiyev seperti dikutip detikcom dari AFP, Jumat (9/4/2010).

Meskipun keberadaan persisnya tidak diketahui, Bakiyev mengatakan kepada radio Rusia di Kyrgyzstan selatan, dia menyatakan bahwa dirinya tidak punya rencana "untuk pergi saat ini", dan merilis pernyataan bahwa dia tidak akan menyerah.

Koalisi oposisi langsung membentuk pemerintahan interim baru di Kyrgyzstan setelah bentrokan antara demonstran dan polisi menewaskan puluhan orang. Oposisi juga menyerukan presiden yang kabur meninggalkan ibukota Bishkek agar mengundurkan diri.

Sebelumnya ribuan demonstran telah bentrok dengan pasukan keamanan di berbagai penjuru Kyrgyzstan dalam dua hari terakhir. Massa bahkan menduduki kantor-kantor pemerintah di Bishkek.

Akibat bentrokan berdarah itu, menurut Kementerian Kesehatan, 68 orang telah tewas dan sekitar 400 orang lainnya dirawat di rumah sakit. Namun menurut oposisi, setidaknya 100 orang telah tewas.

Aksi para demonstran didorong oleh kenaikan tinggi harga listrik yang mulai berlaku Januari lalu. Massa juga kesal dengan pemerintahan Bakiyev yang dituding korup.

Menteri pertahanan interim Ismail Isakov mengatakan, pasukan bersenjata Kyrgyzstan telah bergabung dengan oposisi.
(mei/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads