"Dugaannya money laundry. Itu nomor satu yang kita selidiki," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada detikcom, Kamis (8/4/2010).
Menurut Boy, dana yang dimiliki oleh Bahasyim itu mencapai puluhan miliar rupiah. Uang tersebut disimpan Bahasyim di sejumlah bank.
"Rekeningnya yang mencurigakan bukan nama dia, tapi atas nama keluarga. Ada anak dan istri," jelas Boy.
Polisi sendiri belum memeriksa Bahasyim. Polisi baru memeriksa putra sulung Bahasyim, Kurniawan Arief K.
Sebelumnya, Ketua PPATK Yunus Husein mengemukakan ada mantan pegawai Pajak yang memiliki rekening tidak wajar. Jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah, lebih besar dari Gayus Tambunan.
Bahasyim sendiri pernah menjadi kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Tujuh, Jakarta. Kemudian dia bertugas di Bappenas dan mengundurkan diri sejak 1 April lalu. (mei/anw)










































