Mega: Kita Memilih Jalan Keras yang Penuh Godaan

Kongres III PDIP

Mega: Kita Memilih Jalan Keras yang Penuh Godaan

- detikNews
Kamis, 08 Apr 2010 19:30 WIB
Mega: Kita Memilih Jalan Keras yang Penuh Godaan
Denpasar - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kepada semua kader PDIP untuk menjadikan Kongres III PDIP sebagai tahun kebangkitan. Dengan arah ideologis dan sikap yang jelas, PDIP telah memiliki prasyarat untuk kembali menjadi mencapai masa keemasannya.

"Kelembagaan dan mekanisme yang handal, dan program-program strategis yang lebih terukur, kita bisa optimis menghadapi tahun-tahun yang sulit ke depan. Ini adalah tahun-tahun kebangkitan sebagaimana saya sampaikan dalam pidato pembukaan," kata Megawati.

Hal itu disampaikan Mega saat menyampaikan pidato politik pasca pelantikan pengurus baru di Hotel Inna Grand Bali Beach, Kamis (8/4/2010).

Menurut Mega, saat ini PDIP memiliki semua syarat yang diperlukan untuk bangkit. Namun hal itu bukan berarti membuat semua kader berleha-leha. Kerja keras penuh semangat harus tetap dilakukan demi kejayaan partai.

"Kita pasti bangkit. Sejak awal saya harus tegaskan, jalan ideologis yang dipilih kita bersama adalah jalan yang keras. Jalan penuh godaan yang membutuhkan keteguhan hati untuk bisa terus melangkah ke puncak keemasan," paparnya.

Mega menambahkan, jalan ideologi menuntut hadirnya kader-kader militan sebagai penggerak. Karena itu Kader PDIP harus percaya bahwa di ujung paling akhir perjalanan panjang, telah menanti masa depan bersama yang lebih baik.

"Kita tidak mungkin melewati jalan ideologi bahkan hanya untuk selangkah sekali pun, kecuali setiap kita bisa menjadi suluh bagi massa rakyat," tegasnya.

Mega meminta, selain menjaga militansi, semua kader PDIP harus mengedepankan pola kerja dalam semangat kegotong-royongan. Komitmen gotong royong yang menganut jargon 'ringan sama dijinjing, berat sama dipikul harus menjadi watak dan karekter kader partai.

"Kita dituntut untuk bermusyawarah untuk mufakat dalam setiap keputusan yang kita ambil. Dan kita diharuskan untuk terus percaya pada kekuatan dari bhinneka tunggal ika, kekuatan dari keragaman dalam kesatuan kolektif," pungkasnya.
(yid/anw)


Berita Terkait